Pernah dengar suara kasar atau gedebuk-gedebuk dari bagian roda belakang motor matik anda? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda oli gardan sudah menipis atau bahkan kering! Fenomena oli gardan kering sering diabaikan karena letaknya yang tersembunyi. Banyak pengguna motor matik fokus mengganti oli mesin secara rutin, tapi sering lupa satu komponen penting, yaitu oli gardan. Padahal, jika oli gardan sampai kering, dampaknya bisa serius dan membuat biaya perbaikan membengkak. Lalu, apa sebenarnya bahaya dan penyebab oli gardan kering pada motor matic? Yuk, kita bahas bareng-bareng!
Sebelum masuk lebih jauh, mari kenali dulu tentang gardan, atau final gear, adalah sistem roda gigi di roda belakang motor yang bertugas meneruskan tenaga dari mesin (lewat rantai atau shaft) ke roda. Oli gardan berfungsi sebagai pelumas sistem transmisi akhir pada motor matik, terutama di bagian gear gardan. Tugasnya mengurangi gesekan, meredam panas, dan menjaga komponen tetap awet. Karena letaknya tersembunyi dan tidak langsung terasa saat berkendara, kondisi oli gardan sering terabaikan hingga akhirnya bermasalah.
Penyebab Oli Gardan Bisa Kering atau Rusak:
- Kelalaian Servis Berkala:ย Ini penyebab paling umum! Oli gardan punya masa pakai dan harus diganti secara berkala sesuai rekomendasi buku panduan Honda (biasanya setiap 8.000km). Sering terlupa karena lokasinya yang kurang “terlihat”.
- Seal Gardan Bocor:ย Karet seal (oring) di sekitar gardan bisa mengeras, retak, atau rusak karena usia atau tekanan. Kalau bocor, oli akan menetes pelan-pelan hingga habis.
- Berkendara Ekstrem: Sering nabrak lubang dalam, atau motornya selalu dibebani berat (seperti untuk delivery) membuat kerja gardan lebih keras. Suhu tinggi bisa mempercepat degradasi oli.
- Kualitas Oli Tidak Sesuai:ย Menggunakan oli gardan yang tidak sesuai spesifikasi atau kualitas rendah akan cepat menguap atau kehilangan kemampuan lumasnya.
- Kebiasaan Mencuci Motor:ย Tekanan air tinggi saat mencuci, terutama yang diarahkan ke area roda belakang, bisa memaksa air masuk melalui seal yang sudah tidak prima. Air yang bercampur dengan oli akan merusak sifat pelumasannya.
Bahaya yang Mengintai Jika Dibiarkan:
- Suara Bising dan Getaran:ย Tanda awal adalah suara gemeretak, menggiling, atau gedebuk dari roda belakang, terutama saat motor digas atau jalan di tanjakan.
- Karat dan Keausan Gigi Gardan: Tanpa pelumas, gigi-gigi logam akan saling gesek dan menggerogoti satu sama lain. Permukaan yang halus akan menjadi kasar dan bergerigi.
- Overheating:ย Gesekan logam dengan logam menghasilkan panas sangat tinggi. Ini bisa merusak tidak hanya gigi, tapi juga bearing dan komponen sekitarnya.
- Kerusakan Total dan Roda Belakang Macet:ย Ini skenario terburuk! Gigi gardan bisa patah atau terkunci. Bayangkan, saat sedang melaju, roda belakang tiba-tiba terkunci atau tidak mau meneruskan tenaga. Bahaya sekali untuk keselamatan!
- Biaya Perbaikan yang Mahal:ย Ganti oli gardan itu murah. Tapi kalau sudah harus ganti set gigi gardan, bearing, seal, bahkan rumah gardan, biayanya bisa menguras kantong jauh lebih dalam.
Tips dan Saran
- Selalu ganti oli gardan secara rutin sesuai jadwal servis.
- Gunakan oli dan suku cadang motor Honda yang original agar kualitas dan daya tahannya terjamin.
- Perhatikan tanda-tanda awal seperti suara aneh atau tarikan berat.
- Lakukan pemeriksaan dan servis berkala di Bengkel Resmi Ahass terdekat, karena teknisinya sudah terlatih dan menggunakan peralatan standar Honda.
Oli gardan memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan dan keawetan motor Honda, terutama tipe matik. Oli gardan yang kering bisa menyebabkan suara kasar, performa menurun, hingga kerusakan serius pada sistem transmisi. Dengan perawatan rutin, penggunaan oli dan suku cadang original, serta servis di Bengkel Resmi Ahass terdekat, risiko tersebut bisa dihindari.
Jangan tunggu motor anda bermasalah baru bertindak. Mulai sekarang, perhatikan kondisi oli gardan motor Honda kesayangan anda. Gunakan selalu suku cadang motor Honda yang original dan lakukan servis rutin di Bengkel Resmi Ahass terdekat untuk menjaga motor tetap nyaman, awet, dan aman digunakan setiap hari.
Cara Pemesanan Barang: Klik barang yang anda inginkan. Di halaman berikutnya, klik tombol "Beli Sekarang" dan ikuti petunjuk selanjutnya.-
Obral!


AHM Oil SPX2 – 0.8 L
Original price was: Rp 70,500.Rp 63,450Current price is: Rp 63,450.Kode Part: 082342MBK0LZ0
-
Obral!


AHM Oil MPX2 – 0.8 L 10W-30
Original price was: Rp 59,000.Rp 53,100Current price is: Rp 53,100.Kode Part: 08232M99K0LN5
-
Obral!


AHM Oil SPX2 โ 0.65 L 10W-30
Original price was: Rp 61,500.Rp 55,350Current price is: Rp 55,350.Kode Part: 082342MBK8LZ0
-

Cairan Pendingin (Coolant) – Air Radiator
Rp 19,500Kode Part: 08CLAH50500
-
Obral!


AHM Oil MPX2 – 0.65 L 10W-30
Original price was: Rp 50,000.Rp 45,000Current price is: Rp 45,000.Kode Part: 082322MBK3LN9
-
Obral!


AHM Oil SPX1 – 1.2 L 10W-30
Original price was: Rp 90,000.Rp 81,000Current price is: Rp 81,000.Kode Part: 08234M99K8LN9
-
Obral!

AHM Oil SPX1 – 0.8 L 10W-30
Original price was: Rp 69,500.Rp 62,550Current price is: Rp 62,550.Kode Part: 08234M99K0LN9
-

Injector Cleaner
Rp 27,500Kode Part: HIC60ML
-


Throttle Body Cleaner 500ML
Rp 35,500Kode Part: TBC500ML
-
Obral!


AHM Oil SPX1 – 1 L 10W-30
Original price was: Rp 77,500.Rp 69,750Current price is: Rp 69,750.Kode Part: 08234M99K1LN9
-
Obral!


AHM Oil MPX1 – 1.2 L 10W-30
Original price was: Rp 73,500.Rp 66,150Current price is: Rp 66,150.stok habis
Kode Part: 082322MAK8LZ0
-

Oil System Cleaner 70ML
Rp 30,000Kode Part: OSC70ML
-
Obral!


AHM Oil MPX3 – 0.8 L NIP
Original price was: Rp 50,500.Rp 45,450Current price is: Rp 45,450.Kode Part: 082322MAU0JN3
-


Honda Parts Cleaner 480ML
Rp 40,000Kode Part: HPC480ML
-


Carbon Cleaner 200ML
Rp 45,500Kode Part: CC200ML
-
Obral!


AHM Oil MPX3 – 1 L
Original price was: Rp 55,500.Rp 49,950Current price is: Rp 49,950.Kode Part: 082322MAU1JN3



Tinggalkan Balasan