Penggunaan oli mesin palsu adalah masalah serius yang seringkali dianggap remeh oleh banyak pemilik kendaraan. Meskipun harganya lebih murah, namun risiko kerusakan mesin yang ditimbulkan jauh lebih besar dari pada penghematan biaya yang didapatkan.
Apa Saja Bahaya Menggunakan Oli Mesin Palsu?
- Mesin Cepat Panas:
Salah satu dampak paling umum adalah mesin kendaraan menjadi cepat panas atau overheat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan oli palsu dalam mendinginkan mesin yang jauh lebih buruk dibandingkan oli asli. - Mesin Mogok:
Akibat overheat yang terus-menerus, mesin kendaraan bisa mengalami mogok secara tiba-tiba. Hal ini tentu sangat membahayakan, terutama saat berkendara di jalan raya. - Kerusakan Komponen Mesin:
Oli palsu memiliki kandungan yang tidak sesuai standar, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai komponen mesin seperti piston, ring piston, bahkan sampai ke bantalan (bearing). - Performa Mesin Menurun:
Tenaga mesin akan terasa berkurang, akselerasi menjadi lebih lambat, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. - Umur Mesin Menjadi Lebih Pendek:
Secara keseluruhan, penggunaan oli palsu akan mempercepat kerusakan pada mesin kendaraan, sehingga umur pakai mesin menjadi lebih pendek.
Ciri-Ciri Oli Mesin Palsu
Untuk menghindari penggunaan oli palsu, ada beberapa ciri yang perlu Anda perhatikan:
- Kemasan:
Perhatikan kemasan oli, apakah ada tanda-tanda kerusakan atau kecacatan. Cek juga keaslian hologram dan label pada kemasan. - Viskositas:
Oli palsu biasanya memiliki viskositas yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera. - Bau:
Oli palsu biasanya memiliki bau yang menyengat dan tidak sedap. - Harga:
Harga yang terlalu murah dibandingkan dengan oli asli patut dicurigai.
Cara Mencegah Penggunaan Oli Mesin Palsu
- Beli di Tempat Resmi:
Selalu beli oli mesin di bengkel resmi ahass atau toko spare part yang terpercaya. - Periksa Kemasan:
Sebelum membeli, perhatikan dengan seksama kemasan oli. - Minta Invoice:
Mintalah invoice pembelian sebagai bukti jika terjadi masalah di kemudian hari. - Lakukan Servis Berkala:
Dengan melakukan servis berkala secara rutin, mekanik dapat memeriksa kondisi oli mesin dan mengganti oli dengan yang asli dan original.
Penggunaan oli mesin palsu adalah tindakan yang sangat merugikan. Selain merusak mesin kendaraan, juga dapat membahayakan keselamatan pengendara. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk selalu menggunakan oli mesin asli dan melakukan perawatan kendaraan secara rutin di Bengkel Resmi Ahass terdekat.



Sy penguna motor Honda genio thn 2021 beli dari baru di Honda resmi depan ggrandmall bekasi selama masa pemakaian aman tapi sy di kecewakan oleh tindakan yg merugikan sy oleh bengkel resmi Honda di wilayah kota bks timur kejadian berawal sy driver ojol wilayah kota bks timur dpt orderan pagi dari terminal bus kota bks timur ke arah tujuan penumpang di jakarta Utara tinggal 4 menit lagi penurunnan motor sy mendadak mati di engkol keras sy cari bengkel Honda resmi di daerah kota jakarta Utara ketemu lach bengkel resmi Honda berapa kaget Sy begitu mekanik Honda memanggil sy ini oli mesin kyk gel ( adonan lumpur ) di tanya ini terakhir ganti oli mesin kpn sy jawab bln 4 / 8/ 2026 di bengkel resmi di kota bks timur harusnya kata mekanik Honda baru 4 bln yg ada masih sisa oli begitu di buka tutup oli motornya alhasil motor suara nya jd kasar berisik , sy driver ojol kota bks timur hanya pasrah lemas ada ya bengkel Honda menjual oli palsu , sy tinggal di kota bekasi timur , sy biasa servis motor genio di bengkel resmi Honda di kota bekasi timur
Hi kak Daminaus, Kami paham dengan masalah yang Anda alami
Namun jangan langsung menyimpulkan bahwa oli yang diberikan bengkel Ahass sebelumnya pasti palsu. Ada beberapa kemungkinan lain yang perlu dibuktikan, misalnya oli tercampur/terkontaminasi, spesifikasi oli tidak sesuai, interval penggantian, kerusakan internal mesin, atau masalah lain yang menyebabkan oli berubah kondisi.
dan Kami menyarankan sebaiknya membawa sepeda motor tersebut ke bengkel dimana Anda melakukan service dan ganti oli terahir untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut